728x90 AdSpace

Latest News
Friday, July 22

Bukan Gelasnya Yang Nikmat, Melainkan Teh Manisnya

Pada suatu pagi yang cerah, guru mengaji saya mengundang muridnya dalam suatu pertemuan di rumahnya, beberapa rekan yang di undang adalah orang yang sudah mapan dan mempunyai karir yang cukup gemilang. Setelah mengucapkan salam, pagi itu semua bercerita tentang keluhan masing-masing tentang kehidupan, tentang susahnya hidup.

Seperti lazimnya menyuguhkan tamu. Ustad saya menyuguhkan Teh panas dalam sebuah teko. Uniknya, ustad tersebut menyuguhkan teh hangat dalam berbagai jenis gelas mulai dari porselin, plastik, gelas, kristal, gelas biasa, beberapa diantara gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah sembari mengatakan pada para peserta pengajian tersebut untuk menuang sendiri dan memilih sendiri gelas yang diinginkannya

Setelah semua tamunya mendapat segelas teh di tangan, Sang ustad itu mengatakan : "Jika kalian perhatikan, semua gelas yang indah dan mahal telah kalian ambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan yang murah saja. Meskipun hal itu adalah wajar bagi kalian untuk menginginkan yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami." Kami semua terhenyak.

"Bukankah gelas itu tidak mempengaruhi kualitas teh yang kalian minum barusan?. Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah Teh Manis tersebut bukan?, bukan Gelasnya, namun kalian secara sadar mengambil Gelas paling bagus dan tanpa memperdulikan Gelas lain"

"Sekarang dengarkan baik baik : Kehidupan itu bagai Teh Manis, sedangkan pekerjaan, uang dan posisi dalam masyarakat adalah Gelasnya.

Gelas bagaikan alat untuk memegang dan mengisi kehidupan. Jenis Gelas yang kita miliki tidak mewakili atau juga mengganti kualitas kehidupan yang kita hidupi. Seringkali, karena berkonsentrasi hanya pada gelas, kita gagal untuk menikmati Teh Manis hangat yang Allah swt sediakan bagi kita."


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Bukan Gelasnya Yang Nikmat, Melainkan Teh Manisnya Rating: 5 Reviewed By: Dhinta Putri