728x90 AdSpace

Latest News
Sunday, July 31

Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan dari Berbagai Negara di Dunia

Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan dari Berbagai Negara di Dunia

Bagi umat Islam diseluruh dunia, Ramadhan adalah tamu agung yang dinanti-nanti kehadirannya setiap tahun. Berbagai macam resepsi, makanan, mainan hiasan dan lain-lain dilakukan dan dipersiapkan oleh umat islam untuk menyambut bulan yang mulia ini. Ramadhan memang tidak hanya berkaitan dengan yang berbau spiritual : puasa, sholat tarawih, tadarus al-Qur'an, sadaqah, tapi juga dengan budaya dan tradisi yang tumbuh dan berkembang yang ditengah umat Islam. Di seluruh belahan dunia Islam Ramadhan selalu dipenuhi dengan pernak pernik yang menarik untuk diamati.


Berbagai macam cara dilakukan oleh umat Muslim di Indonesia untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Berbagai macam ritual dan tradisi Ramadhan unik pun dilakukan. Diantaranya mandi untuk mensucikan diri, menziarahi makam kerabat serta leluhur sampai tradisi memukul bedug. Namun ternyata bukan hanya Indonesia yang memiliki tradisi menyambut datangnya bulan puasa, beberapa negara lainnya juga memiliki tradisi unik yang hanya berlangsung saat Ramadhan akan tiba.

Inilah Berbagai Tradisi yang dilakukan negara-negara di dunia untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Jepang


Dalam menyambut datangnya bulan puasa, umat Muslim Jepang akan saling berbagi kebahagiaan dengan saudaranya sesama Muslim. Islamic Centre Jepang misalnya, telah membentuk semacam panitia Ramadhan yang bertugas menyusun kegiatan selama bulan puasa, mulai dari dialog keagamaan, majelis taklim, shalat tarawih berjamaah, penerbitan buku-buku keislaman dan segala hal yang terkait dengan pelaksanaan ibadah puasa. Panitia juga menerbitkan jadwal puasa dan mendistribusikannya ke rumah-rumah keluarga Muslim maupun ke Masjid-Masjid. Jadwal puasa ini juga dibagikan ke restoran-restoran halal di seantero Jepang. Panitia ini mulai bekerja ketika telah muncul hilal dan berakhir pada saat Idul Fitri. Jika tidak nampak hilal tanda awal puasa dimulai, maka panitia mengikuti ketetapan hilal Malaysia, negara Muslim terdekat.

Mesir


Tradisi di Mesir memiliki berbagai keunikan berkenaan dengan bulan Ramadhan. Diantaranya yang paling unik adalah fanus (lampu Ramadhan), ajwa' Ramadhan (suasana dengan hiasan khas ramadhan), maidaturrahman (hidangan gratis untuk berbuka puasa), kunafa dan qathayif (makanan khas Ramadhan),musahharati (orang yang bertugas membangunkan kaum muslimin untuk makan sahur), lagu-lagu Ramadhan dan meriam Ramadhan yang dibunyikan ketika waktu magrib tiba. Sementara tata cara pelaksanaan ibadah, meskipun tidak jauh beda dengan yang ada di tanah air, tetap saja menyimpan berbagai keunikan.


Palestina


Selain di Mesir, tradisi menyalakan lampu ketika datang bulan Ramadhan juga dimiliki oleh warga Palestina. Setap bulan Ramadhan tiba, mereka akan memasang lampu Ramadhan ini di masing-masing rumah dan di sepanjang kota.

Nigeria

Dakwah Gunung Khas Ramadan Nigeria

Berbeda dengan Nigeria, negara Afrika ini memiliki kebiasaan yang berbeda. Mereka akan menyambut datangnya bulan puasa dengan cara berdakwah. Mereka akan pergi secara berombongan ke seluruh pelosok negeri untuk menyiarkan Islam.

Irak


Lain halnya dengan di Baghdad, Irak. Umat Muslim disana akan menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan berbelanja di pasar Shorja (pasar tertua di Irak). Dimana pasar ini hanya ramai ketika datang bulan puasa dan waktu buka pasar hanya dari sore hari sampai menjelang malam. Banyak barang dagangan unik yang dapat dijumpai di pasar ini, diantaranya jajanan untuk menu buka puasa sampai perlengkapan pendukung ibadah lainnya.

Prancis


Di Prancis tepatnya di Couronne, dimana daerah ini banyak didiami oleh imigran asal Arab, juga ada tradisi berbelanja berbagai macam pernak pernik untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. Dan jalan Pierre Tumbot lah yang paling terkenal ramai yang menjual berbagai macam pernak pernik tersebut.

Italia


Sementara di Roma, Italia, walaupun mayoritas warga kota ini bukanlah umat Muslim, kota ini juga mempunyai tradisi unik menyambut bulan suci Ramadhan. Ketika Ramadhan tiba, banyak panganan khas yang memiliki cita rasa manis serta kurma juga dapat ditemukan dengan mudah. Selain itu di La Grande Mosche (Masjid Agung di Roma) aktifitas menyambut datangnya bulan puasa akan nampak sekali.

Austria


Menjelang bulan suci Ramadhan, umat Muslim di negara austria ini biasanya menggelar kampanye pengumpulan paket lebaran untuk keluarga miskin dan hadiah lebaran untuk anak-anak yatim piatu di Palestina. Kampanye ini dikordinir oleh organisasi kemanusiaan Palestina yang ada di Austria. Kampanye yang diberi nama Feeding Fasting Palestinians ini mendapat sambutan positif dari umat Muslim Austria. Mereka berlomba-lomba mengeluarkan sebagian hartanya untuk saudara seiman mereka di Palestina. Untuk menyebarluaskan kampanye bantuan bagi warga Palestina ini, warga Muslim Austria menggunakan berbagai cara, seperti penyebaran poster, pemasangan iklan dan jasa pos. Semua bantuan nantinya akan dikirimkan melalui lembaga-lembaga sosial yang beroperasi di wilayah Palestina.

Albania


Negara lainnya di Eropa yakni Albania juga memiliki tradisi tersendiri guna menyambut datangnya bulan puasa. Setiap datang bulan Ramadhan mereka akan menggelar kesenian yang dinamakan dengan Lodra. Kesenian ini mirip dengan tradisi memukul bedug di Nusantara. Namun yang membedakan, kesenian beduk Lodra Albania ini menggunakan dua buah tabung dimana masing-masing menggunakan kulit kambing dan domba. Pemukulnya sendiri menggunakan dua buah stik yang berbeda sebagai alat pemukulnya sehingga akan menghasilkan dua jenis suara yang berbeda pula. Inilah yang membuat beduk Albania ini khas dibanding beduk di negara kita. Lodra akan dikombinasikan dengan perkusi serta alat tiup lainnya, sehingga Lodra nampak mirip dengan iringan musik marching band. Seniman Lodra terkadang juga diundang khusus untuk mengiring sahur atau biasa disebut dengan Syfyr dan buka puasa atau Iftar.

11 bulan berlalu dan kini aku kembali berjumpa denganmu. Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah dan ampunan. Saatnya menyucikan hati dan membersihkan diri. Semoga kita termasuk orang-orang yang berhasil di bulan puasa ini dan mendapat ridho-Nya.

Kemaren adalah kenangan, sekarang adalah kenyataan, eh besok udah Ramadhan.. Maapin Ane ya gan.. Minal Aidzin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir & Batin
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

9 comments:

  1. Bagus'' infonya gan,,
    selamat berpuasa aja dech,,..
    itupun kalo puasa,.. hehehhe.. peace..
    maaf lahir batin ya,,..

    ReplyDelete
  2. Wuiih.. Macem2 aja kebiasaan diBulan Ramadhan diseluruh Dunia,, semakin menambah keaneragaman Budaya yg Islami tu Boss!!!
    Unik2 lagi.. MANTAAAF!!!
    Hwehehee...

    ReplyDelete
  3. Ramadhan bener2 memberi berkah kepada semua, apalagi pedagang kebutuhan Ramadhan, alhamdulillah.

    saya mengucapkan selamat menjalankan rukun islam ke-4, semoga kita mendapat berkah dariNya.

    ReplyDelete
  4. di jogja klaten solo sebelum puasa ada tradisi sadranan

    ReplyDelete
  5. Yang Italia masjidnya mewah banget

    ReplyDelete
  6. Di hong kong kemarin, organisasi BMI nyewa tram buat kampanye. Diatas tram TKW kita2 nyanyi n teriak2 tp ga jelas ngomong apa. Soale saya dr jauh heheatas tram TKW kita2 nyanyi n teriak2 tp ga jelas ngomong apa. Soale saya dr jauh hehe

    ReplyDelete
  7. Sahur sahur,,.
    berkunjung untuk bangunin sahur Gan,,.

    ReplyDelete
  8. nice info,setiap negara mempunyai tradisi yang berbeda dalam menyambut bulan ramadhan,love,peace and gaul.

    ReplyDelete

Item Reviewed: Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan dari Berbagai Negara di Dunia Rating: 5 Reviewed By: Unknown